KLIK SAYA DONK

Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 November 2010

KODOK SETAN


Spesies katak yang hidup di zaman dinosaurus ini disebut 'katak setan'. Bukan karena katak tersebut sudah punah lalu bergentayangan lho. Para ilmuwan yang menemukan fosilnya menyebutnya demikian karena ukuran tubuhnya yang besar dan bentuknya yang aneh.

Mereka memberinya nama Beelzebufo ampinga, diambil dari Beelzebub, yang berarti setan dalam bahasa Yunani dan bufo, berarti katak dalam bahasa Latin. Ampinga berarti perisai untuk menunjukkan ciri khas tubuhnya yang sekilas menyerupai baju baja.

Dengan panjang tubuh 40 centimeter dan berat 4,5 kilogram, ia paling besar di antara spesies katak yang pernah hidup di Bumi. Katak Goliath yang masih hidup di Afrika Barat hanya seberat 3,5 kilogram.


Namun, ia tidak berkerabat dekat dengan katak Goliath, melainkan dengan katak di Amerika Selatan yang disebut Ceratophyrs atau katak Pac Man karena mulutnya yang besar. Keduanya sama-sama memiliki semacam tanduk di kepalanya.


Mulutnya memang sangat lebar dengan rahang yang kuat. Ia mungkin mengunyah mangsanya dengan sengit. Bahkan, katak setan mungkin juga memangsa bayi dinosaurus.

"Tidak dipungkiri bahwa Beelzebufo mungkin memangsa kadal, mamalia, dan katak-katak lebih kecil bahkan dinosaurus yang baru menetas," ujar David Krause dari Universitas Stony Brook, New York, AS.

Krause menemukan fosil tersebut di bagian barat laut Madagaskar sejak tahun 1993 namun deskripsi makalahnya baru dimuat dalam jurnal Proceedings of the national Academy of Sciences edisi Senin (18/2). Katak tersebut diperkirakan hidup di Periode Cretaceous antara 65-70 juta tahun lalu.

Temuan ini tidak hanya mengejutkan namun memberi petunjuk baru mengenai sejarah Madagaskar. Pulau di Samudera Hindia tersebut mungkin pernha bersatu dengan merika Selatan atau katak bermigrasi melalui Antartika yang saat itu masih hangat.

Rabu, 06 Oktober 2010

Selasa, 05 Oktober 2010

Kepiting yang Indah

Kepiting adalah binatang anggota crustacea berkaki sepuluh dari infraordo Brachyura, yang dikenal mempunyai “ekor” yang sangat pendek (bahasa Yunani: brachy = pendek, ura = ekor), atau yang perutnya (abdomen) sama sekali tersembunyi di bawah dada (thorax).

Tubuh kepiting dilindungi oleh kerangka luar yang sangat keras, tersusun dari kitin, dan dipersenjatai dengan sepasang capit. Ke dalam Brachyura termasuk kepiting, ketam, dan rajungan. Kepiting terdapat di semua samudera dunia. Ada pula kepiting air tawar dan darat, khususnya di wilayah-wilayah tropis.

Kepiting sejati mempunyai lima pasang kaki; sepasang kaki yang pertama dimodifikasi menjadi sepasang capit dan tidak digunakan untuk bergerak. Di hampir semua jenis kepiting, kecuali beberapa saja (misalnya, Raninoida), perutnya terlipat di bawah cephalothorax.

Bagian mulut kepiting ditutupi oleh maxilliped yang rata, dan bagian depan dari carapace tidak membentuk sebuah rostrum yang panjang. Insang kepiting terbentuk dari pelat-pelat yang pipih (phyllobranchiate), mirip dengan insang udang, namun dengan struktur yang berbeda.

























 

Beragam Jenis Kepiting yang Unik dan Aneh - www.

Sumber : http://www.whooila.com